Sobat .........

Teman-teman yang melihat halaman ini, halaman web ini adalah untuk tujuan 'pembelajaran' saja dan jika anda merasakan artikel-artikel atau isu-isu ini membebankan saudara maka diharap kiranya saudara keluar dari halaman ini.

Jika anda dibawah 18 tahun, mohon maklum bahawa kami tidak bertanggungjawap atas apa-apa bentuk pelakuan saudara-saudara semua akibat membaca halaman ini.

Halaman web ini tidaklah selengkap yang adna ingikan tetapi diharap anda mendapat pengetahuan dan menggunakannya sebaik mungkin.

Silahkan hubungi kami jika terdapat apa-apa cadangan serta komentar yang membina dari saudara-saudara. Semoga jaya!

Jumat, 06 Mei 2011

PACARAN YANG SEHAT DEMI MASA DEPAN



Yang namanya pacaran pasti ada efeknya dengan kehidupan kita. Bisa berefek positif, bisa juga berefek negatif. Namun, semua tergantung bagaimana kita menjalaninya.
Pacaran sih boleh saja, tapi harus mengerti batasannya. Pacaran “sehat” harus diterapkan oleh para remaja agar tidak terkena akibatnya. Nah, bagaimana sih gaya pacaran yang bisa kita sebut dengan pacaran sehat?


1. Sehat fisik
Sehat secara fisik berarti tidak ada kekerasan dalam berpacaran. Biarpun cowok secara fisik memang lebih kuat, bukan berarti cowok dapat seenaknya menindas kaum cewek.

2. Sehat emosional
Hubungan kita dengan orang lain akan terjalin dengan baik apabila ada rasa nyaman, saling pengertian, dan juga keterbukaan. Kita tidak hanya dituntut untuk mengenali emosi diri sendiri, tetapi juga emosi orang lain. Yang paling penting adalah bagaimana kita mengungkapkan dan mengendalikan emosi dengan baik.

3. Sehat sosial
Pacaran sebaiknya bersifat tidak mengikat, artinya hubungan sosial dengan yang lain tetap harus dijaga dan kita tidak selalu fokus hanya pada pacar saja.

4. Sehat seksual
Secara biologis, kaum remaja mengalami perkembangan dan kematangan seks. Tanpa disadari, pacaran juga mempengaruhi kehidupan seksual seseorang. Kedekatan secara fisik dapat mendorong keinginan untuk melakukan kontak fisik yang lebih jauh. Jika hal itu diteruskan dan tidak terkontrol, maka dapat menimbulkan hal-hal yang sangat berisiko.
Nah.. bagaimana agar pacaran kita sehat dan tetap awet? Di sini kita harus punya prinsip. Artinya, segala sesuatu yang kita lakukan memiliki dasar dan tujuan yang jelas. Dalam berpacaran, mungkin saja kita menemukan perbedaan prinsip, khususnya tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Hal itu adalah wajar, asalkan tetap saling menghargai. Setiap orang, khususnya remaja, mempunyai hak untuk bicara secara terbuka, termasuk mengungkapkan prinsipnya masing-masing.
Mengungkapkan prinsip yang kita pegang akan berpengaruh pada penerimaan orang lain. Maksud dan keinginan kita akan sulit diterima dan dimengerti orang lain kalau kita tidak tahu bagaimana mengomunikasikannya dengan baik. Intinya, kita juga harus mengerti atau memahami bagaimana cara berkomunikasi yang baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar